PENGUNJUNG YANG BAIK SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR ATAU HUBUNGI kurdi78@gmail.com

Kamis, 28 Juli 2011

Teknik Menulis Cerpen

Teknik Menulis cerita pengalaman yang mengesankan merupakan langkah awal dalam pengembangan unsur fiksi, dengan berpedoman pada kekronologisan peristiwa yang telah ditetapkan. Keterampilan menulis khususnya menulis cerpen bukanlah masalah yang ringan. Hal ini membutuhkan kerja sama untuk saling koreksi agar dapat meningkatkan keterampilan menulis dan membaca. Sebagai konsekwensinya, sastra dan pemahaman terhadapnya bukan saja memberikan kesempatan kepada orang lain menikmatinya dalam beberapa jam, menghindarkan dari kerumitan hidup dalam pengertian yang sebenar-benarnya. Karya sastra memungkinkan kita turut berpartisipasi seolah-olah mengalami sendiri apa-apa yang dialami orang lain dalam dunia fiksi. Menemui dan mengalami dunia fiksi ini dapat menambah serta memperkaya pemahaman kita akan dunia nyata. Cara-cara yang baik untuk mengembangkan selera sastra kita sendiri, meningkatkan kemampuan kritis, dan belajar menggunakan sastra sebagai pengalaman manusiawi dengan jalan menulis kritis.
Bahan dasar menulis cerpen adalah tema. Tema adalah ide yang mendasari sebuah cerita. Secara umum tema dibedakan menjadi tiga : (1) estetis, yakni tema yang berisikan tentang keindahan baik secara fisik atau psikis, (2) etis, yakni tema yang berkaitan dengan identifikasi yang ada di masyarakat. (3) religius, yakni tema-tema yang berbahu ke-Tuhanan, perlu dialami bahwa pembagian tersebut bukan merupakan “Karya mati”.
C. Teknik Menulis Cerpen
Untuk membangkitkan selera siswa agar suka menulis, diperlukan adanya kerjasama yang baik untuk tukar pendapat dalam mengembangkan ide-idenya.
1.Siswa diberi kebebasan mengungkapkan pengalaman yang paling berkesan.
2.Menentukan tema dan alur cerita.
3.Mengembangkan ide-ide cerita.
4.Mendiskusikan hasil tulisan dengan memperhatikan :
a.Ketepatan menggunakan pilihan kata, pemakaian bahasa, dan ejaan yang digunakan.
b.Keruntutan alur cerita yang digunakan untuk mengembangkan cerita yang ditulis.

1 komentar:

Sahabat Kita mengatakan...

Teknik menulis cerpen baik di baca tapi sulit diprakrekkan

Poskan Komentar